Mitos Tentang kesehatan yang Dipercayai Banyak Orang

Semua orang ingin sehat. Anak-anak, remaja, dewasa, hingga manula. Berbagai cara dan upaya tentu dilakukan agar memperoleh tubuh yang sehat, mulai dari ke dokter hingga pengobatan alternatif, hingga olahraga yang rutin.
Dan apakah Anda pernah melakukan ritual-ritual sewaktu anda sakit, atau mempercayai makanan, minuman tertentu dalam pengobatan suatu penyakit.
Berikut beberapa mitos dan fakta mengenai kesehatan yang masih dipercayai banyak orang
Apa sajakah :
1. Saat terkena flu harus langsung minum obat flu

Banyak yang beranggapan bahwasanya ketika terkena flu maka akan lebih cepat sembuh dengan lagsung meminum obat flu, Nyatanya Minum obat flu akan melemahkan sistem kekebalan tubuh, namun alangkah baiknya mengkonsumsi Vitamin c untuk mengebalkan imun tubuh saat terkena flu.
Kok bisa? Di dalam obat flu mayoritas terkandung paracetamol dan pseudoefedrin. Saat terkena flu, tubuh akan mengalami demam. Demam merupakan suatu mekanisme pertahanan tubuh yang “normal” terjadi saat virus masuk ke dalam tubuh. Demam akan berhenti apabila virus sudah berhasil dilumpuhkan.
Saat paracetamol masuk ke dalam tubuh, maka mekanisme demam akan diredam sehingga pertahanan tubuh akan berkurang terhadap virus influenza. Oleh karena itu, “orang yang sering minum obat flu akan resisten terhadap flu”. Saran terbaik adalah saat flu minumlah vitamin c dosis 500-1000mg dan istirahat yang cukup.
2. Membersihakan wajah berminyak dengan pembersih khusus kulit berminyak dan Jerawat akan semakin banyak jiak konsumsi mankanan berlemak

Tidak semua kulit wajah semua sama ada kalanya Kulit berminyak akan semakin sensitif dengan pembersih khusus kulit berminyak
Kulit berminyak merupakan satu fase “wajar” yang dialami oleh seseorang ketika remaja. Namun terkadang ada beberapa orang yang memiliki kulit berminyak hingga usia diatas 25 tahun. Ini dipengaruhi oleh faktor genetik dan hormonal.
Pembersih wajah kulit berminyak mayoritas mengandung banyak alcohol dan “deterjen” yang bertujuan agar kulit menjadi kering. Justru ini akan membuat produksi minyak semakin bertambah. Solusi yang tepat adalah pakai pembersih wajah untuk kulit normal pada wajah berminyak anda. ituBola Online
Begitu pula yang beranggapan bahwa Jerawat semakin banyak apabila konsumsi makanan berlemak ini sama sekali tidak benar. karena Makanan tidak mempengaruhi produksi jerawat.
Makanan berlemak, berminyak, bersantan, juga tidak mempengaruhi produksi minyak dan jerawat pada wajah, karena jerawat terbentuk akibat pori tersumbat oleh kotoran yang berminyak sehingga membengkak membentuk jerawat. Oleh karena itu rajinlah cuci muka untuk yang memiliki kulit berminyak.
3. Berjemur pagi hari dibawah sinar matahari membuat tubuh sehat dan mencegah osteoporosis

Banyak sekali dari kita yang beranggapan bahwa Berjemur pagi hari dibawah sinar matahari membuat tubuh sehat dan mencegah osteoporosis namun kenyataannya Vitamin D yang diserap kulit dari sinar matahari tidak cukup bermanfaat bagi kulit maupun tulang
Sinar matahari pagi memang memiliki Pro-vitamin D dimana jika terserap kulit akan diubah menjadi Vitamin D. Namun Pro-vitamin D yang terserap kulit tidaklah dalam jumlah besar sehingga hanya bermanfaat kecil pada kulit. Akan tetapi, Vitamin D tersebut tidak berdampak banyak untuk tulang dan gigi. Hal Ini dikarenakan Vitamin D tersebut langsung diserap oleh sel kulit sehingga penempatannya hanya sebatas pada ruang sel kulit sehingga tidak beredar ke sel tulang. Apabila ingin mendapat Vitamin D, anda harus mengkonsumsi Vitamin D, bukan dengan berjemur dibawah sinar matahari.
Baca Juga :
Mitos Jadi Pengusaha
4. Setelah makan, disarankan minum air putih yang banyak agar pencernaan lancar

Nah ini tentunya terkadang masih sering kita lakukan . padahal kenyataannya Minum air setelah makan dapat mengganggu pencernaan di kerongkongan dan lambung
Sistem pencernaan manusia terbagi atas 3 golongan besar, yaitu Kerongkongan, Lambung, dan Usus. Di dalam kerongkongan terjadi gerakan peristaltik, dimana makanan yang dikunyah dari mulut akan dimenuju kerongkongan melalui fase kontraksi dan relaksasi otot esofagus. Dengan minum air putih setelah mengunyah makanan, maka gerakan peristaltik akan lebih cepat dari biasanya.
Setelah masuk ke lambung akan terjadi pengasaman melalui HCl dan enzim-enzim untuk memecah molekul makanan agar lebih sederhana sebelum masuk ke usus. Hal ini berlangsung selama lebih kurang 2 jam. Setelah pengasaman lambung, kelenjar lain seperti pankreas dan liver juga menyumbangkan zat-zat yang akan disederhanakan molekulnya. Sehingga total waktu yang dibuthkan adalah 2-4 jam. ituBola Online
Apabila dengan ditambah minum air yang banyak, maka proses normal yang terjadi di lambung akan berkurang. Pengasaman tidak terjadi sebagaimana mestinya karena air akan mendorong makanan lebih cepat ke usus. Jadi jangan berlebihan minum air setelah makan ya guys.
5. Konsumsi Suntik Vitamin C aakan menyebabkan penyakit yang berbahaya

Bebarapa masyarakat takut melakukan Suntik vitamin c kkarena menurut mereka hal demikian dapat menyebabkan batu ginjal, stroke, bahkan kanker apabila dikonsumsi jangka panjang. Namun Kenyataannya Tidak ada satu pun fakta penelitian yang valid membuntikan bahwa pengguna suntik vitamin c terkena penyakit serius
Banyaknya informasi di internet yang menyatakan bahwa suntik vitamin c berbahaya adalah Salah, dan tidak bertanggung jawab.menyesatkan dan tidak bertanggung jawab. Karena Sampai saat ini belum ada satu pun penelitian yang membuktikan bahwa penggunaan suntik vitamin c membahayakan kesehatan.Dari pengakuan beberapa pengguna suntik Vitamin C yang di survey, menyatakan bahwa tingkat kekebalan tubuh mereka semakin baik, jarang terkena flu, dan penyakit infeksi lainnya. Hasil cek laboratorium endapan urin mereka pun masih diambang batas normal. Padahal mereka adalah pengguna suntik Vitamin C hampir 1 tahun.
Itulah beberpa Mitos yang beredar soal kesehatan yang tentunya tidak perlu dipercaya. Bagaimanapun Mitos hanyalah mitos yang perlu dicari kebenarannya sebelum mengaplikasikan dalam kehidupan.


Komentar
Posting Komentar