Mitos Jadi Pengusaha

Begitu banyaknya teman dan sahabat kita yang berhasil dalam usaha, pastinya muncul dalam benak kita ingin memulai usaha juga. Apkah yakin ingin memulai usaha?Namun coba kita selami, kebanyakan mindset orang memulai usaha itu bermacam-macam.Dalam benak sendiri memang sering terbayang enaknya jadi pengusaha bisa plesiran kemana-mana, enaknya jadi pengusaha bisa sering bareng keluarga, enaknya jadi pengusaha tinggal duduk-duduk dapat duit dan banyak hal lainnya. Yang jadi pertanyaan, benarkah mitos tersebut?
Mari kita lihat berbagai mitos-mitos seputar orang yang akan terjun memulai usaha.
1. Jadi pengusaha Lebih Mulia daripada Pegawai

Banyak sekali yang beranggapan seperti itu, Karena menurut mereka jadi pegawai itu kelas rendahan karena disuruh-suruh si bos. Pola pikir seperti ini perlu dikikis habis. Nyatanya Menjadi pengusaha atau pegawai memang pilihan manusia, namun rejeki yang menentukan. Setiap orang mempunyai kemampuan masing-masing. Ada tipe manusia yang memang cocok jadi pekerja dan tidak cocok jadi pengusaha. Ritme dunia seperti itu, Semua sudah ditempatkan sesuai dengan kadar dan kemampuan masing-masing. Contoh sederhana Anda bisa lihat koloni lebah. Ada ratu lebah, ada 1 pejantan, ada lebah pekerja pencari madu, lebah pengumpul pollen dan ada lebah perawat yang bertugas merawat ratu dan anak. Mereka mempunyai tugas masing-masing.Sudah sepatutnya kita belajar ilmu dari lebah. Bukan karena perbedaan strata antara pekerja dan ratunya. Namun komitmen mereka menjaga amanah menempati posnya masing-masing.Bukan berarti kita tidak boleh jadi pengusaha, Cuma mendudukkan masalah bahwa jikalaupun kita masih menjadi pekerja bukan berarti status kita hina.
2. Setelah Resign, Buka Usaha Langsung Laris

Nah, ini yang sering membayang-bayangi kita tatkala akan memasuki dunia bisnis, atau baru memulai suatu bisnis. Angan-angan setinggi langit dalam waktu super kilat usaha pasti langsung sukses.Namun faktanya: Tidak cukup satu bulan, dua bulan, tiga bulan… Transformasi dari karyawan menjadi pengusaha tentu saja membuat anda memulai dari nol. Iya benar-benar dari nol.. makanya harus benar-benar siapkan mental diawal. Dimana setiap pengusaha akan mengalami “fase jatuh bagun” yang harus dihabiskan selama menapaki jalan pengusaha. Di fase ini banyak pengusaha yang tidak kuat dan akhirnya menemui kebangkrutan. Mental yang kuat untuk menjadi pengusaha tentunya akan lebih terasah setiap menghadapi fase tersebut. dan pastinya juga mental akan lebih ampuh dan kuat bila diniatkan dengan benar.
3. Jadi Pengusaha Punya Waktu Luang dan Bisa Santai

Merasa jenuh dengan rutinitas kerja dari jam 10-12 jam sehari, tentu lalu punya keinginan menjadi pebisnis murni agar punya waktu luang buat bersantai memang sanagat bagus, namun ada hal hal yang harus diperhatikan.Pada kenyataannya, diawal memulainya mungkin hampir seluruh waktu kita akan tersita untuk usaha. Jangankan untuk keluarga, sampai-sampai urusan mandipun bisa terlupakan. Karena untuk memulai dan merintis suatu usaha tidak bisa setengah setengah harus memiliki mental yang kuat dan waktu yang terbilang tidak cepat.Tetapi kita harus bisa me-manage waktu dengan baik. Belajar me-manage waktu adalah salah satu kunci. Bekerja lebih lama bukan berarti melupakan keluarga atau saudara. Kita juga harus bisa meluangkan waktu buat mereka. ituBola Online
Baca Juga :
Mitos Keuangan yang Aneh
4. Aku Punya Ide Keren, Yakin Deh Laku Keras!Tentunya dalam berbisnis pasti ada yang menawarkan dan memiliki ide seperti diatas, benar bukan?
Faktanya, ide tidak mungkin berjalan baik tanpa pemasaran yang baik. Berapa banyak pebisnis pemula gulung tikar karena termakan ide-ide tanpa melihat kebutuhan masyarakat. Maka kenalilah kembali ide bisnismu apakah memang diminati masyakarat. Jika ide ini masih tergolong baru, lakukan riset pasar agar ide itu bisa diterima oleh masyarakat. dan hal ini wajib kamu lakukan untuk membantu diawal memulai bisnis.
5. Enaknya Jadi Pengusaha Bisa Bebas Financial

Jika berbicara enanknya memang demikian pengusaha yang berhsil maka pasti akan bebas dari segi financial. namun Faktanya, banyak beberapa diatara pengusaha bukan bebas financial tapi banyak keluar modal. Tabungan ludes dan bisa jadi makin banyak hutang. Namun nasalahnya jika dia sudah nekat hutang bank dengan bunga berlipat. Dan dia masih meraba-raba dalam kebutaan usaha. Takutnya sudah jatuh tertimpa tangga. Usaha mandeg, dikejar hutang dan kehidupanpun akan tertekan. berhati hati ya guys. ituBola Online
6. Jadi Pengusaha Harus Bergaul dengan Para Pengusaha

Ada pepatah yang mengatakan bahwasnya 'Bergaul dengan penjual minyak wangi maka kita akan ketularan wanginya, maka jika bergaul dengan pengusaha sukses maka siapa tahu kita juga akan ketularan suksesnya'. Begitupun di masyarakat. jika kita lihat dalam komunitas-komunitas tertentu, syarat untuk jadi pengusaha harus bergaul sesama pengusaha. Tujuannya agar bisa ketularan dan mendapat mentoring dalam memulai usaha. Memang bisa jadi benar seperti itu, tapi tidak sepenuhnya benar. Faktanya dalam memulai usaha banyak kok mereka fight tanpa berkomunitas, tanpa membatasi pergaulan. Contoh kecilnya Anda bisa lihat orang-orang yang berjualan dipinggir jalan.
7. Jadi pengusaha harus punya tempat sendiri buat kantor

Kantor memang sangat menunjang berjalannya suatu bisnis dengan baik, tapi ketika baru memulai usaha apakah sudah diperhitungkan modal buat menyewa kantor? Sementara harga sewa ruko di pinggiran saja sangat mahal. Rata-rata 50 % lebih modal habis terserap ke sewa tempat beserta aksesorisnya.Sebenarnya Memulai usaha tidak harus punya ruko buat kantor. yang penting jika bisa
dapat mengeluarkan modal sekecil kecilnya dan mendapatkan untung sebesar besarnya, Sejarah membuktikan saat berdirinya google, masih ingat? Google pertama kali hanya berkantor di garasi, kini telah berkembang menjadi raksasa digital. ituBola Online
Itulah beberapa mitos yang mungkin sering kamu dengar ketika ingin memulai suatu usaha ataupun saat anda baru memulai menjadi pengusaha. Bukan untuk mendown kan semnagt teman teman untuk memulai suatu usaha, namun lebih ke melihat dari sudut pandang yang berbeda jika ingin terjun menjadi pengusaha, dan pastinya agar tidak menyesal dikemudian harinya.



Komentar
Posting Komentar