Mitos Penyakit Stroke yang Masih Dipercaya.
Gangguan pada fungsi otak yang terjadi secara mendadak penyebabkan seseorang dapat terkena stroke. Penyebabnya adalah gangguan pembuluh darah di otak sehingga menyebabkan kinerja saraf otak tidak bisa bekerja dengan semestinya harus ditangani dengan benar karena jika tidak ditangani dengan tepat dapat berakibat fatal. Secara umum, stroke terjadi ketika ada gangguan saraf yang menyebabkan seseorang tidak bisa menggerakkan bagian tubuh tertentu.
Stroke bisa dibilang menimbulkan rasa takut bagi banyak orang, pasalnya jika terkena penyakit ini tentu seseorang jadi kesulitan bergerak jika tanpa bantuan orang lain. Penyakit ini cukup “populer” baik di kalangan orang muda maupun orang tua maka tak mengherankan kalau ada banyak mitos yang beredar mengenai penyakit ini. Nah, Agar tidak salah “kaprah” baiknya cari tahu dulu fakta mengenai penyakit stroke.
Berikut beberapa Mitos tentang penyakit stroke dan fakta yang sebenarnya :
1. Mitos: Stroke Cuma Terjadi pada Lansia
Faktanya, tidak cuma orang yang lanjut usia saja yang bisa terkena stroke. Tak terbatas usia, penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja bahkan ada jenis stroke yang bisa terjadi pada bayi dan anak-anak. Bahkan kini, orang yang tidak menjaga gaya hidupnya bisa terkena stroke meski berusia di bawah 65 tahun. Oleh karena itu, sangat penting untuk menghindari makanan yang mengandung lemak dan konsumsi gula secara berlebihan. Selain itu, kebiasaan merokok dan tidak rutin berolahraga juga bisa meningkatkan risiko terkena stroke. Sebenarnya, gejala stroke pada orang yang berusia muda dan tua sama saja. Namun, pada orang muda seringkali diabaikan karena menganggap bahwa dirinya tidak mungkin terkena stroke.
Baca Juga :
Faktanya, kamu bisa mengenali gejala stroke dengan tes mandiri yang bisa kamu lakukan sendiri. Caranya adalah dengan FAST atau Face, Arm, Speech, Time (wajah, tangan, bicara dan waktu). Kalau kamu mengalami penurunan otot wajah (umumnya sebagian otot wajah), lalu otot kaki dan tangan menjadi lemah, sulit bicara atau jadi lama dan terbata-bata sebaiknya segera datangi rumah sakit terdekat. Bisa jadi ini merupakan tanda awal stroke. ituBola Online
3. Mitos: Wanita Aman dari Stroke
Faktanya, wanita lebih banyak terkena stroke dibandingkan Pria. Menurut Robert Felberg, pria cenderung lebih sering terkena penyakit jantung di usia muda dan meninggal sedangkan wanita hidup lebih lama. Karena wanita umumnya berumur lebih panjang, maka lebih berpotensi terkena stroke.

4. Mitos: Aspirin Bisa Atasi Stroke

Faktanya, aspirin memang bisa membantu meredakan sakit jantung namun bukan untuk mengatasi stroke. Kalau seseorang terkena stroke dengan pendarahan (hemorrhagic stroke), maka dapat berbahaya jika mengonsumsi aspirin. Ini karena aspirin dapat mengencerkan darah yang justru memberikan dampak negatif.
5. Mitos: Stroke Salah Satu Jenis Serangan Jantung

Faktanya, stroke merupakan penyakit pembuluh darah otak yang menyebabkan kerusakan otak. Meskipun stroke dan jantung saling berhubungan namun ini adalah dua jenis penyakit berbeda. Stroke lebih disebabkan karena gangguan pada otak. ituBola Online
Itulah beberapa Mitos dan fakta mengenai penyakit stroke. Bagaimana apakah sudah menambah wawasan kamu?? Selalu Bicarakan masalah kesehatan pada dokter yang tepat. Jika kamu memiliki masalah kesehatan, jangan dianggap remeh karena mencegah memang leboh baik dari mengobati..
jaga kesehatan ya Guys..
Stroke bisa dibilang menimbulkan rasa takut bagi banyak orang, pasalnya jika terkena penyakit ini tentu seseorang jadi kesulitan bergerak jika tanpa bantuan orang lain. Penyakit ini cukup “populer” baik di kalangan orang muda maupun orang tua maka tak mengherankan kalau ada banyak mitos yang beredar mengenai penyakit ini. Nah, Agar tidak salah “kaprah” baiknya cari tahu dulu fakta mengenai penyakit stroke.
Berikut beberapa Mitos tentang penyakit stroke dan fakta yang sebenarnya :
1. Mitos: Stroke Cuma Terjadi pada Lansia
Faktanya, tidak cuma orang yang lanjut usia saja yang bisa terkena stroke. Tak terbatas usia, penyakit ini bisa terjadi pada siapa saja bahkan ada jenis stroke yang bisa terjadi pada bayi dan anak-anak. Bahkan kini, orang yang tidak menjaga gaya hidupnya bisa terkena stroke meski berusia di bawah 65 tahun. Oleh karena itu, sangat penting untuk menghindari makanan yang mengandung lemak dan konsumsi gula secara berlebihan. Selain itu, kebiasaan merokok dan tidak rutin berolahraga juga bisa meningkatkan risiko terkena stroke. Sebenarnya, gejala stroke pada orang yang berusia muda dan tua sama saja. Namun, pada orang muda seringkali diabaikan karena menganggap bahwa dirinya tidak mungkin terkena stroke.
Baca Juga :
Fenomena Mistis yang Sering Terjadi Dalam Rumah
2. Mitos: Stroke Sulit DideteksiFaktanya, kamu bisa mengenali gejala stroke dengan tes mandiri yang bisa kamu lakukan sendiri. Caranya adalah dengan FAST atau Face, Arm, Speech, Time (wajah, tangan, bicara dan waktu). Kalau kamu mengalami penurunan otot wajah (umumnya sebagian otot wajah), lalu otot kaki dan tangan menjadi lemah, sulit bicara atau jadi lama dan terbata-bata sebaiknya segera datangi rumah sakit terdekat. Bisa jadi ini merupakan tanda awal stroke. ituBola Online
3. Mitos: Wanita Aman dari Stroke
Faktanya, wanita lebih banyak terkena stroke dibandingkan Pria. Menurut Robert Felberg, pria cenderung lebih sering terkena penyakit jantung di usia muda dan meninggal sedangkan wanita hidup lebih lama. Karena wanita umumnya berumur lebih panjang, maka lebih berpotensi terkena stroke.
4. Mitos: Aspirin Bisa Atasi Stroke

Faktanya, aspirin memang bisa membantu meredakan sakit jantung namun bukan untuk mengatasi stroke. Kalau seseorang terkena stroke dengan pendarahan (hemorrhagic stroke), maka dapat berbahaya jika mengonsumsi aspirin. Ini karena aspirin dapat mengencerkan darah yang justru memberikan dampak negatif.
5. Mitos: Stroke Salah Satu Jenis Serangan Jantung

Faktanya, stroke merupakan penyakit pembuluh darah otak yang menyebabkan kerusakan otak. Meskipun stroke dan jantung saling berhubungan namun ini adalah dua jenis penyakit berbeda. Stroke lebih disebabkan karena gangguan pada otak. ituBola Online
Itulah beberapa Mitos dan fakta mengenai penyakit stroke. Bagaimana apakah sudah menambah wawasan kamu?? Selalu Bicarakan masalah kesehatan pada dokter yang tepat. Jika kamu memiliki masalah kesehatan, jangan dianggap remeh karena mencegah memang leboh baik dari mengobati..
jaga kesehatan ya Guys..






Komentar
Posting Komentar