Macam-Macam Penyakit Psikologis yang Umum Terjadi



Penyakit psikologis memiliki beragam bentuk. Istilah gangguan psikologis kadang-kadang digunakan untuk merujuk pada apa yang lebih sering dikenal sebagai gangguan mental atau gangguan kejiwaan. Umumnya, penyakit psikologis dikaitkan dengan gangguan pemikiran, persepsi, emosi, dan perilaku.
Ada banyak penyakit psikologis, dengan presentasi yang berbeda. Dan seringkali penyakit psikologis tak bisa dianggap sebagai gangguan enteng. Karena dapat memengaruhi aktivitas dan kehidupan sehari-hari.
Berikut beberapa Macam-Macam Penyakit Psikologis yang perlu kalian ketahui :

1. Gangguan suasana hati


Ada dua hal gangguan suasana hati yaitu Bipolar dan Depresi. Bipolar adalah gangguan mental yang ditandai dengan perubahan emosi yang drastis. Seseorang yang menderita bipolar dapat merasakan gejala mania (sangat senang) dan depresif (sangat terpuruk).
selain dapat menyebabkan perubahan suasana hati yang ekstrem. Kondisi ini juga membuat fluktuasi tingkat energi dan aktivitas yang dapat membuat kehidupan sehari-hari menjadi sulit. Sedangkan Depresi adalah gangguan suasana hati (mood) yang ditandai dengan perasaan sedih yang mendalam dan rasa tidak peduli. Semua orang pasti pernah merasa sedih atau murung sesekali, hal tersebut normal. Namun seseorang dinyatakan mengalami depresi, jika sudah 2 minggu merasa sedih, putus harapan, atau tidak berharga.

 https://seputaranmitos.blogspot.com/2020/04/macam-macam-penyakit-psikologis-yang.html

2. Gangguan makan


Ada tiga hal gangguan makan yaitu Anorexia nervosa,Bulimia Nervosa, dan Pica.
Anorexia nervosa, atau anoreksia umumnya berkembang selama masa remaja atau dewasa muda dan cenderung mempengaruhi lebih banyak wanita daripada pria. Orang-orang dengan anoreksia umumnya menganggap diri mereka kelebihan berat badan, bahkan saat mereka terlalu kurus.
Bulimia Nervosa adalah kelainan cara makan yang terlihat dari kebiasaan makan berlebihan yang terjadi secara terus menerus. Individu dengan bulimia nervosa adalah membuat dirinya muntah, kadang-kadang disebut pembersihan; puasa, serta penggunaan laksatif, enema, diuretik, dan olahraga yang berlebihan juga merupakan ciri umum. ituBola Online
Pica adalah gangguan makan lain yang melibatkan makan hal-hal yang tidak dianggap makanan. Individu dengan pica merasa ingin memakan zat non-makanan, seperti kotoran, tanah, kapur tulis, sabun, kertas, rambut, kain, wol, kerikil, deterjen cucian, dan lainnya. Pica dapat terjadi pada orang dewasa, serta anak-anak dan remaja.

Baca Juga :

Cara Mengetahui Kepribadian Dengan Melihat Kebiasaan

3. Trauma, kecanduan dan kecemasan


Gangguan stres pasca-trauma atau Post-traumatic stress disorder (PTSD) adalah penyakit mental yang dipicu setelah mengalami atau menyaksikan peristiwa traumatis. Pengalaman yang dapat menyebabkan PTSD dapat berkisar dari peristiwa ekstrem, seperti perang dan bencana nasional, hingga pelecehan verbal atau fisik.
Orang-orang dengan gangguan kecemasan seringkali memiliki kekhawatiran dan ketakutan yang intens, berlebihan dan persisten tentang situasi sehari-hari. Gangguan kecemasan termasuk gangguan kecemasan umum, gangguan panik, gangguan kecemasan sosial, dan fobia spesifik. Perasaan cemas dan panik ini mengganggu aktivitas sehari-hari dan bisa sulit dikendalikan.
Orang dengan gangguan kontrol impuls tidak dapat menahan dorongan, atau impuls, untuk melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri mereka sendiri atau orang lain. Pyromania (menyalakan api), kleptomania (mencuri), dan perjudian kompulsif adalah contoh-contoh gangguan kontrol impuls. Alkohol dan narkoba adalah obyek umum kecanduan.


4. Skizofrenia dan OCD


Skizofrenia adalah gangguan mental serius di mana orang menafsirkan realitas secara tidak normal. Skizofrenia dapat menyebabkan beberapa kombinasi antara halusinasi, delusi, dan pemikiran dan perilaku yang sangat tidak teratur yang mengganggu fungsi sehari-hari, dan dapat melumpuhkan seseorang. sedangkan
Obsessive Compulsive Disorder atau OCD adalah gangguan perilaku kronis yang menyebabkan pengidapnya tidak memiliki kontrol atas pikiran-pikiran obsesifnya dan perilakunya yang kompulsif atau berulang-ulang. Penderita OCD dapat terjebak dalam siklus pikiran dan perbuatan berulang yang tidak ada hentinya. Melakukan aktivitas berulang tersebut dapat menghentikan perasaan cemas sementara. Namun penderita akan tetap melakukan aktivitasnya lagi ketika pikiran obsesif muncul kembali. ituBola Online
 https://seputaranmitos.blogspot.com/2020/04/macam-macam-penyakit-psikologis-yang.html

Itulah beberapa gangguan Psikologis yang umum terjadi di sekitar kita. gangguan Psikologis memang tidak terlalu tampak terlihat dari luar namun berakibat fatal dalam prilaku dan sangat mempengaruhi aktivitas sehari hari. untuk itu Dalam menangani gangguan Psikologis dokter akan menganjurkan penggunaan obat atau terapi khusus. dan Untuk menentukan metode yang tepat, pasien perlu melakukan pemeriksaan secara langsung ke dokter.

Komentar

Posting Komentar