Kurma dan Berbagai Jenisnya

Menyambut bulan puasa kurma menjadi makanan wajib yang selalu ada, tentunya ketika berbuka puasa, selain rasanya yang enak dan manis kurma juga kaya akan karbohidrat, nutrisi, kalsium zat besi vitamin serta antioksidan guna menjaga dan memenuhi kebutuhan tubuh di kala berpuasa.
Sebenarnya ada ribuan varietas kurma di dunia ini. Namun secara umum, dikelompokkan ke dalam tiga kategori utama, yaitu lunak, semi-lunak, dan kering. Beda kategori ini didasari oleh lamanya waktu panen di pohon. Pertumbuhan kurma umumnya memakan waktu sekitar 7 bulan sejak pertama kali tunasnya muncul hingga sepenuhnya matang. Nah, kurma cokelat keriput yang selama ini marak kita temui di bulan Ramadan adalah versi keringnya. Disebut kering bukan karena sengaja dikeringkan di bawah matahari layaknya buah kering lain.
Kurma tersebut sebetulnya sudah matang dan siap panen, tapi cenderung dibiarkan dulu di pohon untuk dipanen terakhir sehingga jadi mengandung sedikit air. Sementara yang lunak dan semi-lunak umumnya segera dipanen saat waktunya tiba untuk kemudian langsung disortir dan dikemas.
Agar lebih jelas, berikut adalah beberapa jenis kurma yang paling terkenal di dunia:
1. Barhi
Kurma Barhi (Barhee) berukuran sedang dengan kulit yang tipis dan daging yang lunak lembut.
Barhee yang matang sempurna dikatakan memiliki tekstur dan rasa seperti puding karamel. Buah ini bahkan bisa dimakan dalam keadaan setengah matang. Tekstur dan rasanya mirip seperti apel, renyah dan sedikit asam.Barhi adalah jenis lunak yang biasanya dimakan langsung segar. Jarang dipasarkan dalam keadaan kering keriput.
2. Deglet Noor
Deglet noor adalah contoh utama dari kategori semi-lunak. Deglet Nour asli asal Tunisia memiliki tekstur kulit yang halus lembut dan daging yang kenyal, dengan warna kuning keemasan hampir transparan. Rasanya pun lembut seperti madu. Keunikannya karena buahnya berwarna emas atau terang ketika terkena paparan sinar matahari membuat kurma ini juga biasa disebut sebagai “Royal Dates” dan “Ratu dari Segala Kurma”. ituBola Online
3. Halawy
Halawy berarti “manis”. Buahnya berukuran kecil hingga sedang dengan kulit cokelat keemasan cerah. Dagingnya tebal dan lunak, dengan rasa manis seperti permen karamel dan daging lunak. Paling lezat dimakan langsung setelah panen.Halawy adalah jenis semi-lunak karena biasa dipanen di tengah musim. Itu kenapa tampilan kulitnya sedikit berkeriput.
Baca Juga :
Fakta Psikologi Mengerikan yang Bisa Saja Ada Pada Dirimu
4. KhadrawyJenis Khadrawy mirip dengan Halawy, tapi termasuk jenis yang lunak. Rasa buahnya tidak terlalu manis, tapi lembut dan kaya. Kurma ini sering dipanen di pertengahan musim. Rasa dan tekstur kurma Khadrawy dianggap terbaik dalam keadaan segar. Umur simpannya juga tidak tahan lama. Maka untuk mencicipi rasa dan tekstur Khadrawy dalam kondisi terbaiknya harus dimakan segera setelah panen. ituBola Online
5. Medjool
Nama Medjool mungkin yang paling terdengar familier di telinga kita. Nama lain Medjool adalah kurma Cadillac. Warna buah ini cenderung coklat kemerahan saat matang dan kering. Buahnya paling besar dan berdaging lebih tebal ketimbang yang lain. Namun meski tebal, tekstur dagingnya lunak lembut seperti bantal dan sedikit berserat ketika digigit. Rasanya juga legit, tidak terlalu manis.
6. Thoory
Kurma Thoory berasal dari Aljazair. Thoory adalah jenis kurma kering yang memiliki tekstur kulit kencang dengan daging kenyal. Kurma Thoory juga sering disebut sebagai “kurma roti” karena tekstur dagingnya yang kenyal seperti kue. Rasa buah kering ini tidak terlalu manis, tapi cenderung legit dan gurih seperti kacang. ituBola Online
7. Kurma ajwa
Kurma ajwa disebut juga kurma nabi, karena dahulu sering dikonsumsi Nabi Muhammad SAW. Rasanya mirip kismis, tidak terlalu manis. Kurma ini dianggap sangat spesial, sebab dalam sebuah hadis disebutkan Rasulullah berkata, “Barang siapa mengonsumsi tujuh butir kurma ajwa pada pagi hari, maka hari itu ia tidak akan terkena racun maupun sihir,” (HR Al-Bukhari dan Muslim).
8. Zahidi
Zahidi berasal dari Iran yang berjenis lunak. Buah ini juga disebut sebagai “Kurma Bangsawan”.
Ciri-cirinya, buah ini punya biji yang besar dan dagingnya renyah berserat. Zahidi juga terkadang dikenal sebagai “Kurma Mentega” karena warnanya yang pucat dan rasanya yang halus.
Zahidi memiliki rasa manis legit seperti selai kacang, kadang dengan sedikit aroma kecut yang mengingatkan kita pada buah aprikot. Buah jenis ini sering digunakan dalam campuran kue, manisan, dan bahkan untuk diproses menjadi gula pemanis.ituBola Online
Itulah beberapa jenis kurma dan sedikit penjelsannya, bagaimana kurma berjenis apa sajakah yang sudah kalian makan? atau adakah jenis kurma yang sudah menjadi favorit?









Komentar
Posting Komentar